![]() |
| KH. Nur Muhammad Iskandar SQ |
Haji tahun ini sungguh luar
biasa, karena dikejutkan oleh datangnya seorang jamaah yang ketika di Madinah
dia merangkul makam Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wasallam sambil menangis
berteriak-teriak dan tidak mau dilepaskan, padahal dia adalah tamu raja. Setelah
diusut ternyata dia adalah seorang tokoh besar pemimpin partai anti islam yang
pada 2008 membuat geger dunia dengan filmnya yang memaki, mencerca, dan
menghina Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wasallam. Ketika itu membuat dunia
marah, akhirnya dia diancam akan dibunuh oleh para pemuda islam. Mengetahui
dirinya dalam bahaya, dia bersembunyi, dalam persembunyiannya dia berfikir
siapakah sosok Muhammad yang dia hina ini, sehingga banyak orang marah karena
dia menghinanya. Kemudian dia memerintahkan kepada anaknya untuk mencari buku
tentang Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wasallam, kemudian ia pelajari sedikit
demi sedikit. Yang luar biasa, di tengah-tengah ketakutan yang seperti itu,
tiba-tiba datang dalam mimpinya sosok Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wasallam
yang seakan mengajaknya, merangkulnya, dan mengajak jika ingin selamat maka
ucapkanlah dua kalimat syahadat, masuklah kepada islam, niscaya akan selamat.
Akhirnya 2010 dia menyatakan diri masuk islam, dan pada 2013 dia berhaji. Di
dalam hajinya dia menyesali perbuatannya sambil berkata, “aku fitnah engkau,
aku maki engkau, tapi engkau rangkul aku, kau dekati aku, kau cintai aku, maka
dihadapanmu ini aku berjanji, selesai haji ini aku akan membuat film yang
membuktikan bahwa islam lah yang paling benar di dunia ini”.
Hal tersebut adalah peristiwa
luar biasa, yang menunjukkan bahwa Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wasallam
sayang kepada orang yang membencinya, apalagi kepada kita yang datang dari
berbagai penjuru, duduk tenang di tengah guyuran hujan karena cinta kepada
Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wasallam, maka bukan hanya sekedar dirangkul,
tapi dituntun untuk masuk ke dalam surga Allah Subhanahu wata’ala.
Majlis ini adalah majlis
maulid yang di dalam alfiyah disebutkan bahwa nama itu akan menentukan yang
diberi nama. Seperti di contohkan bahwa orang-orang terdahulu memberi nama
anaknya menggunakan nama bulan-bulan islam. Bulan islam itu adalah bulan yang
jujur, berbeda dengan bulan masehi yang dihitung berdasarkan peredaran
matahari. Maka seharusnya bulan-bulan masehi tersebut tidak di sebut bulan,
karena perhitungannya berdasarkan matahari. Maulid nabi ini menjadi nama karena
diriwayatkan dalam shoheh bukhori pada lima belas abad yang lalu Rasulullah
Shollallohu ‘alaihi wasallam pernah di tanya oleh para sahabatnya, “ya
Rasulullah , mengapa engkau berpuasa di hari senin?”, maka Nabi menjawab, “karena
pada hari itu aku dilahirkan”. Maka maulid itu, kaitannya dengan bersyukur,
yaitu bersyukur dengan berpuasa. Setiap puasa nanti akan berbuka, maka Riyadlul
Jannah harus berani berpuasa, yaitu dengan meninggalkan kesenangan kita
dirumah, kita berhujan-hujan untuk menunjukkan cinta kita kepada Rasulullah
Shollallohu ‘alaihi wasallam, maka insyaallah nanti akan berbuka yaitu susah
payah kita ini akan diganti dengan tiket menuju suga Allah Subhanahu wata’ala.
Bukan hanya itu, kecintaan
terhadap nabi sungguh luar biasa seperti pada ayat yang artinya, “Sesungguhnya
Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang
beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan
kepadanya ( QS. Al Ahzab : 56 )” berbeda debgan perintah-perintah Allah yang
lain. Ketika Allah memerintahkan sholawat, All,h memberikan contoh terlebih
dahulu. Ini berarti jika ada orang yang anti shalawat, maka perlu dipertanyakan
keimanannya. Bahkan ketika ayat ini turun, datanglah empat malaikat besar yaitu
Jibril, Mikail, Isrofil, dan Izroil menyatakan kesetiaannya kepada Rasulullah
Shollallohu ‘alaihi wasallam. Jibril mengatakan, “Ya Rasulullah , jika ada
diantara ummatmu yang bersholawat kepadamu sepuluh kali setiap hari, maka aku
akan menuntun tangannya ketika melewati shirothol mustaqim”. Mendengar janji
kesetiaan Jibril tersebut, Mikail tak mau kalah, ia juga menyatakan janji
kesetiaannya, “Ya Rasulullah , jika ada diantara ummatmu yang bersholawat
kepadamu sepuluh kali setiap hari, maka aku akan bersujud kepada Allah, dan
tidak akan mengangkat kepalaku sampai Allah mengampuni dosanya”. Isrofil pun
tak mau kalah, “Ya Rasulullah , jika ada diantara ummatmu yang bershalawat
kepadamu sepuluh kali setiap hari, maka aku akan melayaninya, aku yang akan
membawakan minuman dari telaga kautsar untuk dia nikmati di surga Allah”. Yang
terakhir, malaikat Izroil juga menyatakan janji kesetiaannya, “Ya Rasulullah,
jika ada diantara ummatmu yang bersholawat kepadamu sepuluh kali setiap hari,
maka aku akan mencabut ruhnya sebagaimana aku mencabut ruh para nabi dan utusan
Allah”. Kemudian keluarlah sebuah shalawat dari lisan mulia Rasulullah
Shollallohu ‘alaihi wasallam yang berbunyi, “Allohumma sholli ‘alaa sayyidinaa
muhammadinin nabiyyil ummiyyi wa’alaa aalihii washohbihii wasallimuu tasliiman
katsiiroo”.
Sebagai oleh-oleh, KH. Nur
Muhammad Iskandar SQ mengijazahkan sholawat tersebut agar dibaca setiap hari
sepuluh kali, maka insyaalloh , Alloh akan memberkahi rizki kita, dan rizki
paling utama sepanjang hidup kita adalah mimpi bertemu Rasulullah Shollallohu
‘alaihi wasallam.
Wallohu a’lamu bishowab
Sumber : KH Nur Muhammad Iskandar SQ di www.riyadluljannah.org

